If Tomorrow Never Comes
Ronan Keating – If Tomorrow Never Comes.mp3![]()
Free Search Mp3 Code at www.codelagu.com
Lagu ini mengingatkan saya pada cinta pertama saya yang sepertinya tidak pernah tahu saya mencintainya. Saya mencintainya…hanya dalam hati…
Pertama kali saya merasakan cinta itu pada saat saya duduk di kelas 6 SD. Ya, dia teman sekelas saya. Dia anak yang pintar, supel dan humoris. Itulah yang membuat saya sangat kagum padanya. Hubungan kami dekat dan menjadi sahabat. Sering sekali dia mengganggu saya, dan saya senang dia ganggu
Dia sering sekali menelepon saya walaupun hanya untuk iseng. Seringkali karena kelamaan, saya sampai ketiduran mendengarkan dia bercerita tak karuan, kadang menyanyi atau kadang teleponnya ditinggal-tinggal kesana kemari. Ketika saya terbangun, teleponnya belum ditutup.
Saking seringnya dia menelepon saya seperti itu membuat orang tua saya marah karena mereka tidak bisa menggunakan telepon. Apalagi dia meninggalkan teleponnya begitu saja dalam keadaan menyambung ke telepon saya. Sampai suatu hari orang tua saya menunggu lama sekali sampai dia menutup telepon, karena teleponnya dia tinggal sehingga kami tidak bisa bicara padanya. Kemudian begitu dia tutup teleponnya, orang tua saya segera menelepon dia dan memarahinya. Sejak saat itu dia tidak pernah lagi menelepon saya. Sedih rasanya. Sejak saat itu hubungan kami mulai menjauh.
Kami melanjutkan sekolah di SMP yang sama. Selama 3 tahun bersekolah di sana kami tidak pernah satu kelas. Hubungan kami makin jauh dan bahkan kami tidak bertegur sapa apabila bertemu. Aku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan hubungan kami menjadi seperti ini. Melihatnya dari jauh sudah cukup membuat saya bahagia. Pernah suatu kali saya memberi dia surat menanyakan ada apa dengan hubungan kami, kenapa menjadi seperti ini. Namun dia tidak pernah membalasnya.
Naik Taxi
Pada suatu Sabtu malam saya berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan di Depok bersama seorang teman perempuan. Kami berniat menonton film di bioskop namun karena waktu itu sudah sekitar pukul delapan malam maka kami memutuskan untuk menonton film yang terakhir yakni pukul 21.25.
Film selesai sekitar pukul 23.30. Kami pulang naik Taxi, menuju rumah saya karena teman saya memutuskan untuk menginap di rumah. Kami menyetop sebuah Taxi yang cukup terkenal, berwarna kuning. Namun ada beberapa kejanggalan yang terjadi selama perjalanan.
Kejanggalan pertama, jendela supir dan jendela di sebelahnya dibiarkan terbuka. Kami maklum kalau pada saat tidak ada penumpang jendela terbuka mungkin sang supir ingin menghirup udara luar. Kemudian saya tanya pada supir, “pak jendelanya tolong ditutup dong”. Namun sang supir tidak mengacuhkan saya. Saya pikir mungkin dia tidak mendengar karena lalu lintas memang masih tergolong ramai walaupun tengah malam. Kemudian saya mengulangi pertanyaan saya, sang supir masih diam saja. Kemudian saya tepuk pundaknya dan kembali memintanya menutup jendela. Akhirnya dia meminggirkan mobilnya dan menutup jendelanya. Entah kenapa, suasana menjadi mencekam. Saya dan teman saya berusaha santai dan mengobrol untuk mencairkan ketegangan.
Kejanggalan kedua, dalam perjalanan, saya baru menyadari bahwa kedua pintu belakang tidak ada tombol kunci. Setahu saya walaupun kunci pintu dilakukan secara otomatis, namun bukankah harusnya tombolnya tetap ada? Entahlah saya tidak berani menanyakannya.
Untunglah rumah saya tidak jauh. Sehingga hanya dalam waktu kurang lebih setengah jam kami telah sampai. Waktu telah menunjukkan pukul 00.30. Kejanggalan ketiga pun terjadi. Ketika taxi berhenti, kami berusaha membuka pintu namun tidak berhasil. Sang supir diam saja di depan tidak menoleh. Kami yang panik segera bilang ke supir, “pak kok pintunya nggak bisa dibuka?” Sang supir menjawab (juga tanpa menoleh), “memang pintunya harus dibuka dari luar”. Kemudian dia keluar dan membukakan pintu untuk kami.
Segera kami keluar dan meninggalkan taxi itu. Mana taxi itu juga tidak segera pergi. Mengerikan. Namun kami masih bersyukur tidak ada hal buruk terjadi pada kami. Kami berpikir, mungkin karena kami berdua. Bagaimana kalau saya atau teman saya itu naik taxi sendiri? hiyy…besok-besok kalau naik taxi memang sebaiknya kita cek dulu pintu, kunci dan jendelanya. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Tembok Besar Cina 长 城 Chángchéng
Tembok Raksasa Cina atau Tembok Besar Cina (Hanzi tradisional: 長城; Hanzi sederhana: 长城; pinyin: Chángchéng), juga dikenal di Cina dengan nama Tembok Raksasa Sepanjang 10.000 Li (萬里長城; 万里长城; Wànlĭ Chángchéng) merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia, terletak di Republik Rakyat Cina. Panjangnya adalah 6.400 kilometer (dari kawasan Sanhai Pass di timur hingga Lop Nur di sebelah barat) dan tingginya 8 meter dengan tujuan untuk mencegah serbuan bangsa Mongol dari Utara pada masa itu. Lebar bagian atasnya 5 m, sedangkan lebar bagian bawahnya 8 m. Setiap 180-270 m dibuat semacam menara pengintai. Tinggi menara pengintai tersebut 11-12 m.
Untuk membuat tembok raksasa ini, diperlukan waktu ratusan tahun di zaman berbagai kaisar. Semula, diperkirakan Qin Shi-huang yang memulai pembangunan tembok itu, namun menurut penelitian dan catatan literatur sejarah, tembok itu telah dibuat sebelum Dinasti Qin berdiri, tepatnya dibangun pertama kali pada Zaman Negara-negara Berperang. Kaisar Qin Shi-huang meneruskan pembangunan dan pengokohan tembok yang telah dibangun sebelumnya.
Sepeninggal Qin Shi-huang, pembuatan tembok ini sempat terhenti dan baru dilanjutkan kembali di zaman Dinasti Sui, terakhir dilanjutkan lagi di zaman Dinasti Ming. Bentuk Tembok Raksasa yang sekarang kita lihat adalah hasil pembangunan dari zaman Ming tadi. Bagian dalam tembok berisi tanah yang bercampur dengan bata dan batu-batuan. Bagian atasnya dibuat jalan utama untuk pasukan berkuda Tiongkok.
Tembok Raksasa Cina dianggap sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Pada tahun 1987, bangunan ini dimasukkan dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.
Award
Baru saja saya menghirup udara kebebasan karena mulai Senin besok bisa cuti yeeaahh…langsung melihat-lihat blog. Blog siapa? Tentu saja blog saya sendiri yang sudah lama saya tinggalkan sehingga sudah tidak terurus lagi. Tiba-tiba komen terakhir mengejutkan saya, saya dapat Award sekaligus PR (lagi). Kali ini dari pak Octa, sesepuh saya hehehe…walaupun saya bingung sebenarnya award apakah ini kok nggak ada hadiahnya?
Pak Octa, memerintahkan saya untuk:
1. Take a recent photo of yourself OR take a picture of yourself RIGHT NOW
2. DON’T change your cloth. DON’T fix your hair, just take a picture
3. Post that picture with NO editing
4. Post this instruction with your picture
5. Tag 10 people to do this
Hmm, berat juga nih perintahnya. Tapi…siap! Laksanakan pak! Pak Octa, diharapkan juga memberi komentar pada foto saya di atas. Bagaimana? Apakah terlihat alami? Itu motretnya pakai webcam loh benar-benar baru saja…
Apakah tetap cantik walaupun dadakan? Aduh kalau memang dasarnya cantik mau kapanpun di manapun tetap aja cantik (narsis mode on). Tapi saya minta maaf karena saya nggak bisa melaksanakan perintah yang ke-5 soalnya bingung mau memberi PR ke siapa. Mohon maaf dan terima kasih pak Octa…














