Retno Damayanthi

…my hope, thoughts, and inspiration.

Mengapa Cincin Kawin Ditaruh di Jari Manis?

Ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar-benar membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina)

1.Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar)

2.Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.

3.Permainan dimulai , 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…

4.Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.

5.Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.

6.sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.

7.selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.

Benerkan??? Keren bangetttt……Kebetulan atau nggak, yang pasti ini benar-benar jadi inspirasi, so, berbahagialah yang sudah memiliki pasangan. Karena itu diambil dari tulang rusuk-mu yang berharga. Have A Nice Day!

sumber: http://www.robert-id.com/

August 8, 2008 - Posted by | Selingan

15 Comments »

  1. Weideh…begitu baca artikel ini saya langsung cobain..bener juga sih gak bisa kebuka jari manisnya.
    Yang sudah punya pasangan berbahagialah, yang belum dapet pasangan carilah..kalimat lengkapnya begitu Enno laoshi..hehehe..Selamat mencari!

    Comment by riyalat | August 8, 2008 | Reply

  2. Benar…benar yang manis ada di jari pakai cincin. Bagi yang belum punya… carilah cincin dan cobalah trick ini. Bukan begitu Enno laoshi …🙂
    Semoga ketemu cincin yang cocok dan pas di hati.

    Comment by Octa | August 8, 2008 | Reply

  3. Hehehe.. Pak Riyalat bagus bener nasihatnya.
    Eno, apa yg akan terjadi kl pengadilan agama kasih perintah ke pasangan yg mo cerai: Hanya boleh cerai kl berhasil memisahkan jari manis dlm permainan ini. Mujarab nggak ya?

    Comment by Yuline Monako | August 9, 2008 | Reply

  4. Hebat luar biasa, saya juga langsung mencobanya hehehe..mencengangkan, contoh yang sangat bagus.

    Comment by Singal | August 9, 2008 | Reply

  5. Ari Laoshi,
    ya saya sedang dalam rangka mencari..wish me luck yah🙂

    Pak Octa, amin

    Mbak Yuline,
    wah ide bagus tuh. Bisa menyelamatkan pernikahan banyak orang tuh hehehe…

    Pak Singal,
    terima kasih ya🙂

    Comment by Retno Damayanthi | August 10, 2008 | Reply

  6. hehehe.. susah banget memisahkan kedua jari manis saya…

    Comment by thegands | August 10, 2008 | Reply

  7. hahaha

    Comment by imanpotter | August 11, 2008 | Reply

  8. hehehehe saya langsung coba dan kok gak bisa… kalau yg belum punya pasangan bisa gak ya? kalau gak bisa berarti akan cepat dapet pasangan ya hehehe.
    untuk Info ada Backup online GRATIS mau gak ? caranya ada di http://www.endangharyanti.wordpress.com

    Comment by Endang Haryanti | August 12, 2008 | Reply

  9. Hm… seperti lagi “IF” nya Bread.

    If a picture paints a thousand words,
    Then why can’t I paint you?

    …atau “We coul be in love” nya Lea Salonga

    It doesn’t take a genius to read between the lines

    Perhatikan gambar tsb, yang menunjukan pada kita bahwa menyematkan cincinnya di jari kelingking saja.., berarti… suami istri bisa saja berpisah, tetapi hubungan sebagai orang tua dengan anak-anaknya (dlm hal ini jari manis) tetap tak terpisahkan.

    Begitukah my lovely Retno laoshi arti yang yang tersirat dalam artikel tsb.?

    Amir F Xs.

    Comment by Amir F Xs. | August 15, 2008 | Reply

  10. Thegands, imanpotter dan mbak endang makasih kunjungannya ya🙂

    Pak Amir,
    mungkin yang menjadi model tangan itu belum menikah, seperti saya. Malah saya memakai cincinnya di jari tengah. Hehehe…🙂

    Comment by Retno Damayanthi | August 15, 2008 | Reply

  11. coba pakai jari kaki

    tes..tess

    Comment by pengendara | August 15, 2008 | Reply

  12. kalo buka diartikan sama dgn mengangkat satu sama lain jari2 tersebut sehingga terlihat saling menjauh dari keduanya ( ujungnya)maka saya telah mebukanya. maaf bukan bermaksud menentang tiorinya mbak retno Lhoo,…

    dedy
    Eh selamat berbahagi ya wes dapat Sarjani.

    Comment by debrajoem | September 12, 2008 | Reply

  13. ooou.. so sweeet..

    Comment by sukè | October 10, 2008 | Reply

  14. trus bagaimana yang mempunyai tulang rusuk yang lengkap????????

    Comment by bupras | October 14, 2008 | Reply

  15. Mantap… betul juga…. Brilliant… maam

    Comment by Adi Purwoko | June 11, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: