Retno Damayanthi

…my hope, thoughts, and inspiration.

Picaulima Family

Ada kejadian dalam beberapa hari ini yang hendak saya ceritakan. Beberapa hari yang lalu saya menerima email dari rekan sejawat yang sedang bertugas di Australia. Email itu ditujukan untuk beberapa orang. Namun, mata saya menangkap sesuatu yang menarik. Urutan pertama dari penerima email itu memiliki nama marga yang sama dengan ayah saya, yakni Andy F. Picaulima (karena sesuatu hal di masa lalu, ayah saya tidak menambahkan nama marga tersebut di akhir nama anak-anaknya). Nama depannya sama dengan nama sepupu saya yang kebetulan pernah dinas di Australia pada tahun 2007. Langsung saja saya mengirim email padanya dan menanyakan apakah ia saudara saya itu.

Saya mendapat balasan email keesokan harinya. Ternyata bukan. Namun ia sangat ramah dan memberikan saya alamat web my heritage yang berisi silsilah keluarga Picaulima-nya. Kebetulan ketika saya sedang melihat-lihat silsilah itu, ibu saya menelepon, kemudian ibu mengatakan bahwa selain keturunan Opa, ada juga keluarga Picaulima yang disebut om Nan Picaulima. Sedangkan di silsilah itu ada yang disebut sebagai Opa Nan (Ferdinand Picaulima). Wah mungkin saja itu orang yang sama.

Segera saya tanyakan lagi apakah opa Nan yang itu? Apakah kenal dengan opa saya (Max Simon Picaulima)? Saya sebutkan juga nama tante2 dan om saya. Rasanya saya kok jadi bersemangat yah, seperti menemukan saudara yang hilang. Ia juga bilang, selama namanya Picaulima, jauh dekat tarif sama, tetap saudara!! Hahaha senang sekali mendengarnya.

Kenapa saya begitu senang? Soalnya selama ini saya nggak pernah ketemu sama orang bermarga Picaulima selain saudara2 saya. Nama Picaulima juga tidak dikenal orang. Banyak orang tahunya hanya nama Pesolima karena Broery Pesolima kan terkenal. Banyak orang juga menganggap Picaulima dan Pesolima sama aja. Hahaha itu berbeda saudara-saudara…..hayoooooo kalau ada saudara saya yang lain yang baca blog ini, hubungi saya ya…:mrgreen:

)nb: kabar terbaru….waktu itu mas Andy menyarankan saya untuk ikutan facebook karena banyak Picaulima punya account di sana. Ternyata benar. Saya mengenal mas Rens (Erenstino Picaulima) dan juga Windy Picaulima di facebook. Yang lebih menggembirakan, ternyata kami semua saudara. Berikut kutipan message mas Rens kepada saya di Facebook :

“Hai Enno, (udah baca suratku belum yg tgl 2 nov?).
Kamu bisa bikin blog bagus, koq Fb ini aja udah binun….
Papa kamu, o.Henky, t.Vivie tuh sepupuan sama papaku.jadi kita ini (juga Andy) tuh sepupuan. ngga usah panggil ‘pak’ ama dia😀
Ngga tau deh kalo ketemu di Dephan he…he…
btw nice fotos !”

lalu bagaimana dengan Windy? ternyata papanya windy sepupunya mas rens, jadi windy termasuk ponakan saya..senang sekali ketemu saudara!!😆

November 1, 2008 - Posted by | Pengalaman Pribadi

21 Comments »

  1. Marga ane… Rawit. Itu sebabnya nama ane Cabe Rawit…:mrgreen:

    berarti bisa nyanyi juga ya???
    *siafin gitar*

    Comment by Cabe Rawit | November 1, 2008 | Reply

  2. Say puny pengalaman yang sama, ini terlepas dari marga juga. Kebetulan sudah tradisi bagi kmi tidak menyebutkan nama besar keluarga dibelakang nama. Jadi ya…leluhur menamakan anak2 nya bebas banget. Nah…nama saya nggak ada unsur sunda sedikit “HARTANA” kalo dalam bahasa Indonesia “Hartanya”. Makna dari nama ini ada kepanjangannya sebetulnya…kalo misalnya punya pesawat terbang, bearti itu pesawat terbang milik pakde. Namanya jadi PAKDE HARTANYA PESAWAT TERBANG. Harta pakde tuh pesawat terbang. kira2 begono.
    Nah urusan ketemu dengan pihak keluarga lain. Saya di usia saya 25 tahun. baru bisa kenal dengan anaknya dari adik nyokap. usia tigapuluh baru bisa ketemu sama anaknya adik Bokap. Maklum lah keluarga kami jarang melakukan pertemuan atau arisan keluarga. Kalao ketemu dijalanpun meskipun itu sodara dianggap bukan sodara karena memang belum kenal. Jangan2 Retno juga sodara aku lagi…

    Comment by Pakde | November 2, 2008 | Reply

  3. HHmmm …
    Iya ya .. nama fam ini baru pertama kali saya dengar …

    Comment by nh18 | November 3, 2008 | Reply

  4. Salaam…Sy br dngr jg mm asli mn mbak…di jawa gak ada marga yg ada sih cerita wayang…hehe. Kta smua kan sodara dari nenek moyang kta.one4all24one

    Comment by fajar | November 3, 2008 | Reply

  5. wah senengnya yg ketemu saudara..eh belum ya…tapi mudah2an ini akan menjadi baik buat keluarga besar picaulima..katanya tadi jauh dekat sama…he he he,,sekali lagi selamat ya…

    Comment by hadi hao | November 3, 2008 | Reply

  6. wah betul… ta’ kira sama ama pesolima… hahahaha!

    Comment by bangpay | November 4, 2008 | Reply

  7. Gimana Mbak dah Mood yaa ??

    Comment by DIKMA | November 4, 2008 | Reply

  8. how lucky!🙂

    Kalau punya nama marga memang lebih mudah menelusurinya ya. Repot urusannya kalau kayak keluarga besar saya. Soalnya nggak ada mirip-miripnya sama sekali…

    Tapi cerita soal pencarian silsilah keluarga ini jadi ngingetin saya sama seorang tetangga yang ternyata baru tahu kalau sepupuan jauh (jauuuuhhhhh sekali! hehe) dengan tetangga yang lain… How cute is that?🙂

    Eniwei,
    Met kenal yah…

    Comment by jeunglala | November 4, 2008 | Reply

  9. Saya baru mendengar marga Pacaulima. Nggak tahu juga apakah Pacaulima ini sama dengan Pesolima.

    Comment by Edi Psw | November 5, 2008 | Reply

  10. Wah tapi asyik juga ya tau silsilah keluarga gitu, bisa tau leluhurnya siapa dan seperti apa. Barangkali saja mereka orang top di jaman dulu..

    *eia, salam kenal..

    Comment by *hari | November 5, 2008 | Reply

  11. Nhah, kalau cerita masalah marga. Aku pernah punya cerita, jadi waktu bekerja di sebuah company sebut saja “HMS” dan aku ditaruh di luar jawa gitu.
    Orang disana lebih mudah memanggil namaku ditambah imbuhan “HMS” dibelkangnya. Jadi kalau manggil namaku (diluar kantor) orang tahunya ada imbuhan “HMS” dibelakangnya.
    Hehehhe, marga baru nih…🙂

    Comment by nkusuma | November 5, 2008 | Reply

  12. Cabe rawit,
    wah beneran nama marganya rawit?😮
    saya bisa nyanyi, tapi ga bagus hehehe…

    Pakde,
    seru jugaya pakde kisah dibalik namanya. Iya tuh jangan2 kita sodara

    om NH,
    emang Picaulima gak populer, nanti deh saya populerkan:mrgreen:

    pak Fajar,
    saya asli Indonesia. Kalau nama Picaulima itu dari Hatu, Ambon. Tapi ibu saya orang Jawa kok jadi saya ini Pejambon (Peranakan Jawa Ambon)

    Hadi xs,
    makaciiihhh

    bangpay,
    hahha beda atuh kang

    DIKMA,
    udah mood nih tp malah laptopku rusak hiks jadi gak bisa sering2 login deh😦

    jeung lala,
    it’s amazing bisa ketemu sodara, salam kenal juga makasih ya kunjungan dan commentnya, goodluck dengan peluncuran bukunya🙂

    Edi Psw,
    aih aih kan udah saya bilang itu mah beda atuh kang

    *hari,
    betull ditelusuri aja kali aja punya sodara orang terkenal, kalo ternyata bukan yah usaha jadi terkenal aja sendiri supaya kelak anak cucu kita punya sodara orang terkenal heheheh…

    nkusuma,
    hehhe seru tuh bisa juga bikin marga baru, kayak Ayu Azhari yang bikin nama beken pake Azhari eh adik2nya pake Azhari juga, kali aja keturunan berikutnya juga masih pake kan seru tuh, ya kaann?

    Comment by Retno Damayanthi | November 6, 2008 | Reply

  13. nam marga nya unik.. picaulima🙂
    lam kenal yak.. :))

    Comment by antok | November 7, 2008 | Reply

  14. wah, kaya di film-film.. bila memang saudara, semoga saja mbak bisa cepat dipertemukan, n klo pun bukan, bisa nambah tali prtemanan kan =)

    Comment by deny | November 11, 2008 | Reply

  15. saya sudah menghubungimu audariku🙂

    Comment by achoey | November 11, 2008 | Reply

  16. Antok,
    unik yah? biasa aja deh kayanya hehehe
    salam kenal juga🙂

    deny
    amiiin, makasih. Ternyata memang sodara loh:mrgreen:

    achoey
    baiklah sodara ku..terima kasih😆

    Comment by Retno Damayanthi | November 12, 2008 | Reply

  17. waduh kayaknya sodaranya banyak yang tercecer yah😕 :p
    Tapi tak mengapa dunia memang tak seluas daun kelor

    Okey…., lam kenal yah

    Comment by birulautku | November 24, 2008 | Reply

  18. Jadi, dunia maya mempererat silaturahmi, ya mbak Enno? Salam kenal🙂

    Comment by Hejis | November 26, 2008 | Reply

  19. Saya mau nanya ama masih ada kaitannya ama Sofia Picaulima ( Vivie )

    Comment by Maosyandi | July 15, 2009 | Reply

  20. maosyandi
    saya ngga kenal sm vivie (sofia picaulima) tp kalo di silsilah heritage.com itu, vivie adiknya Andy F. Picaulima yg foto sm sy di atas, jd ya pastilah masih saudara:mrgreen:

    Comment by Retno Damayanthi | July 22, 2009 | Reply

  21. […] yang sebelumnya tidak saling kenal. Hingga saat ini kami masih menjalin kontak. Semoga suatu saat keluarga besar kami bisa […]

    Pingback by Tahun Baru, Kaleidoskop 2008 dan Resolusi 2009 « Retno Damayanthi | October 21, 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: