Retno Damayanthi

…my hope, thoughts, and inspiration.

Menjadi SPG

Sejak kakak ipar saya meninggal dunia setengah tahun yang lalu, kakak saya mencoba beberapa usaha kecil-kecilan untuk mendapatkan pemasukan untuk membiayai anak2nya yang masih kecil-kecil. Saya berusaha membantunya dengan cara memberikan tenaga bantuan menemaninya menjadi SPG dalam usahanya berjualan, mulai dari jualan di pasar musiman sampai arena bermain pemancingan untuk anak-anak di mall.

Usaha kakak saya yang pertama adalah berjualan aneka aksesoris di depan Pemda Cibinong, pasar kaget yang ada tiap hari minggu pagi mulai pukul 07.00 sampai tengah hari. Banyak sekali orang yang datang untuk berbelanja. Sebelumnya saya sering datang ke sini untuk berbelanja namun sekarang saya berjualan. Kali pertama berjualan kami lupa membawa terpal untuk atap, jadilah kami berjualan panas-panasan. Namun kali kedua dan seterusnya kami telah mempersiapkan atap, kami juga menyewa lapak oleh penjual di sana karena kavling-kavling di sana sudah ada yang punya, mungkin karena mereka sudah lebih dulu di sana. Sebenarnya berjualan di sini sangat menyenangkan, ramai dan tidak mahal sewanya (sewa lapak perhari Rp.10.000,-) namun yang membuat tidak tahan adalah banyaknya pungli. Dalam waktu 1 jam bisa ada sekitar 4-5 pungli yang meminta bayaran mulai dari Rp.500,- atau Rp.1000,-. Dasarnya pun tidak jelas untuk apa. Ada yang memberikan kartu parkir, biaya kebersihan RW tertentu, bahkan ada yang tidak membawa apa-apa ujug-ujug minta duit. Saya perhatikan para penjual yang lain pun memberikan uang tanpa perlawanan. Padahal belum tentu untung yang didapat bisa menutup ongkos dan makan kami. Kami sempat beberapa minggu berjualan di sana dan sudah mendapat beberapa langganan. Namun karena untung yang didapat tidak sepadan dengan capeknya maka kami berhenti.

Usaha kedua yang dijalani adalah membuka tempat bermain anak berupa pemancingan mainan. Kami mengambil lokasi di ITC Depok. Berhubung sewa tempatnya sangat mahal kami menyewa tempat yang kecil. Menjadi SPG di sini sebenarnya nyaman karena di dalam mal yang ber-AC. Namun yang membuat tidak tahan adalah banyak nya pedagang yang merokok dalam ruangan ber-AC. Padahal sudah ada tulisan di pintu, area bebas rokok. Apa maksudnya area bebas merokok di mana saja ya? Sudah ditanya ke satpam tapi jawabannya :”yah kalo keliatan ya ditegur tapi kalo ngga keliatan ya kita bisa apa?” Padahal sudah jelas-jelas mereka wira wiri sambil merokok. Sungguh sangat mengurangi kenyamanan.

Usaha ini memiliki costumer anak-anak. Banyak sekali cerita tentang mereka. Ada yang lagi memancing tau-tau pipis di celana, orang tuanya langsung menggendong anaknya ke kamar mandi. Kemudian kami lah yang harus mengepel lantai bekas pipis😦 . Kemudian ada juga orang tua yang menyuapi anaknya yang sedang memancing. Seringnya makanannya jatuh membuat kotor sehingga kami juga harus membersihkannya. Ada juga orang tua yang meninggalkan anaknya yang sedang memancing selama berjam-jam sampai-sampai anaknya menangis, ada yang minta diantar ke toilet, ada yang lari kesana kemari. Ketika orang tuanya kembali mereka menanyakan di mana anaknya. Haduh padahal anak-anak yang mancing kan banyak tidak mungkin kami menjaganya satu persatu. Apalagi orang tuanya tidak bilang apa-apa langsung pergi aja.

Ada anak-anak yang nakal yang sukanya mengaduk-aduk kolam ikan membuat becek di mana-mana. Namun banyak juga anak-anak kecil yang menyenangkan. Ada yang suka mengajak ngobrol saya. Lucu sekali masih kelas 1 SD tapi sudah mengajak ngobrol dan banyak pertanyaan. Kesibukan membuat kami tidak bisa terus menerus menjaga tempat ini sendiri sehingga memutuskan untuk memakai SPG. Namun sudah 2x ganti SPG belum dapat yang jujur dan mau bekerja keras. Sehingga akhir-akhir ini terpaksa kami lagi yang menjaganya sendiri.

Usaha berikutnya yang ditekuni kakak saya adalah berjualan snack atau makanan ringan. Di mulai dari menerima pesanan online, kemudian menyewa kios di Pasar Depok. Bayar sewanya sih murah tapi kios nya panas sekali. Tidak ada AC, dan kurang ventilasi. Saya hanya beberapa kali menemani sudah tidak tahan. Seperti mau pingsan mungkin karena pengapnya. Padahal sudah dipasang kipas angin tapi tetap saja membuat lemas. Walaupun di kios kami hanya duduk-duduk dan mengobrol menunggu pembeli datang namun rasanya lelah sekali. Namun mungkin karena tekad yang kuat sehingga kakak saya tetap bertahan berjualan di situ sambil terus mencari orang untuk menjadi SPG nya. Semoga sukses ya mbak🙂

September 16, 2010 - Posted by | Pengalaman Pribadi

8 Comments »

  1. udah cocok koq buk.., nanti jd spg untuk jualanku juga ya…wkwkwkwk, daerah rawamangun

    Comment by emmatrg | September 16, 2010 | Reply

  2. kok ga minta pengamanan sih no?

    Comment by winnerdieng | September 16, 2010 | Reply

  3. kalo jadi baby sitter bisa ga?;))

    Comment by dahniavinny | September 17, 2010 | Reply

  4. Semua usaha tentu memiliki resiko,tgas kita sbgi pengusaha ya harus tau resiko dari usaha kita..

    Comment by krikilotak | September 19, 2010 | Reply

  5. Wuih, ….. pengalaman pribadi nya bnayk sekali dan multy produk. Sekarang mungkin di kembangkan sendiri dengan menjadi supplier SPG😆
    Salam kenal serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Comment by Sugeng | September 20, 2010 | Reply

  6. jempol deh buat enno😀

    Comment by liana | September 25, 2010 | Reply

  7. Salam kenal. share dong cara buka usaha main pancing gmn ? beli peralatan2nya dimana yang murah? beli ikan2 magnetnya dimana… bak pelampung dll.. makasih ya, soalnya saya mau coba buka usaha ini di tangerang. 085215097566 email :Claristoon@yahoo.com

    Comment by Claris | November 29, 2011 | Reply

  8. Wah, banyak pengalamannya, boleh jg dong share,saya jg kepikiran ingin buka usaha kecil2an di tempat2 yang seperti disebutkan, boleh di share bagaimana, menghubungi siapa jika ingin menyewa tempat2 tersebut.. Boleh di email k saya, terima kasih.. Salam

    Comment by budi - depok | January 30, 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: