Retno Damayanthi

…my hope, thoughts, and inspiration.

100.000 pengunjung..!!

Waaaahh hari ini blog saya sudah mendapat 100.000 pengunjung.! Yah angka yang lumayan buat blog yang sudah berusia lebih dari 3 tahun berarti rata-rata kunjungan per tahun 30 ribuan hehe..

Mau review sedikit ah tentang blog ini :

#1  Bulan paling produktif untuk nge-post adalah bulan Mei 2008, yakni 10 postingan sebulan.

#2 Artikel yang paling banyak dikomentari adalah Happy Birthday to Me yakni sebanyak 70 comments, walaupun sebagian besar comment berasal dari teman saya yg iseng hehe tapi gapapa lah, just for fun :mrgreen:

#3 Berdasarkan statistik di site-stats, hari paling sibuk adalah tanggal 17 Oktober 2008, blog saya dikunjungi 1255 pengunjung (wah kenapa ya bisa sebanyak itu hehhe..)

#4 Pengunjung setia blog ini adalah seorang blogger yang menjadi motivator dan penyemangat saya yaitu om NH sang trainer. Saya harus banyak belajar dari beliau, setiap membaca blognya, feeling blue berubah menjadi pink hehehe…

Anyway by the way busway, terima kasih ya buat para pengunjung. Terima kasih untuk saran dan kritiknya..  Memang sudah lama saya off kemudian untuk memulai lagi rasanya males banget, ngga ada ide, apalagi sudah banyak teman-teman bloggers dulu yang juga sudah off dari dunia per-blog-an. Pluss stampilan dashboard nya wordpress yang berubah gini bikin bingung hehehe…

Last but not least,  saya akan berusaha mengupdate blog ini secara berkala, mudah-mudahan ngga hilang semangat ya..

Advertisements

May 14, 2011 Posted by | Pengalaman Pribadi | 15 Comments

SEPADA

Sudah setahun ini di kantor tempat saya mengajar memberlakukan SEPADA alias Sekolah Pakai Dasi. Para siswa dan para guru yang biasanya melakukan kegiatan belajar mengajar dengan baju seragam harian, sekarang pada setiap hari Jumat harus mengenakan kemeja dan berdasi. Tanggapannya beragam, ada yang tidak suka dan menganggap hal ini merepotkan. Ya karena kita harus membeli paling tidak dua pasang baju untuk dipakai tiap hari Jumat. Tapi ada juga yang menyambut dengan senang hati, karena waktunya bisa tampil beda hehehe…

Lalu termasuk yang manakah saya? Hmm kayanya termasuk yang senang deh. Alasannya, saya dulu selalu berangan-angan bisa menjadi wanita karir yang berpenampilan rapi, pakai baju-baju kerja yang bagus-bagus. Gambaran wanita karir masa kini yang ada di sinetron-sinetron itu loh… Hehehe.. Namun apa daya, ternyata akhirnya saya jadi PNS yang tiap hari harus pakai seragam dinas. Ngga ada kesempatan deh tampil beda. Kadang suka mupeng kalo pergi jalan-jalan ke mall sama teman-teman, mereka sibuk mencari baju kerja yang bagus-bagus, sedangkan saya tidak bisa. Walaupun ada segi positif nya juga sih pakai seragam. Kita jadi ngga pusing mikirin baju untuk dipakai tiap hari. Baju seragam pun dibagikan gratis di kantor secara berkala 🙂 Enak kan???

Lalu bagaimanakah kesan ber-sepada waktu baru awal-awal diterapkan dulu? Canggung? Pastinyaaa…!! Rok kebesaran, dasi kebesaran, mix and match baju-rok-dasi nya, terus yang paling susah adalah…pakai dasi! Berkali-kali saya latihan mengikat dasi tapi ngga pernah bisa rapi. Sudah berkali-kali diajari papa saya. Ujung-ujungnya papa juga yang mengikatkan sehingga saya tinggal pakai saja, sampai sekarang ngga saya buka-buka, takut ngga bisa pasang lagi. Hehe…

Ternyata ngga cuma saya yang ngga bisa pasang dasi, teman seruangan saya Ari Laoshi, juga ngga bisa. Dulu dia sampai sejam lebih membongkar pasang dasi berbekal buku panduan dari internet. Hehehe tapi akhirnya bisa juga tuh sekarang.

Jadi, mau lihat kami tampil beda? Datang saja ke kantor tiap hari Jumat hehehe…

May 6, 2011 Posted by | Opini, Pengalaman Pribadi | 2 Comments

Samapta

Minggu lalu tepatnya hari selasa tanggal 19 April 2011 saya dan teman-teman sekantor melaksanakan tes kesemaptaan. Kami berkumpul di lapangan Balitbang, antri ambil nomor punggung kemudian dicek tekanan darahnya. Tensi saya 100/70, normal. Setelah itu kami harus lari keliling lapangan 8,5 putaran (+2,6 km). Cuapeknyaaa…

Setelah tes samapta, kami kembali ke kantor, ngadem dulu, sarapan trus mandi. Segera siap-siap buat mengajar. Haduuh mungkin karena masih capek, saya jadi agak-agak error di kelas. Kebetulan AC ruangan kelas juga distel suhu tinggi karena ada yang nggak tahan dingin. Waduh, keringat kembali bercucuran (padahal udah mandi loh). Kemudian mungkin karena panas dan lelah, otak saya nggak bisa berkompromi, sering sekali berbuat kesalahan. Panggil siswa perempuan dengan sebutan Mister, salah menyebut nama siswa, salah mengucapkan kata. Duuh error sekali..

Untunglah siswa bisa mengerti dan menurunkan suhu AC ruangan, kemudian mereka memaklumi ke-error-an saya hari itu. Fiiiuuhhh….a very tiring and  unforgettable day 😦

April 26, 2011 Posted by | Pengalaman Pribadi | 3 Comments

Bekam

Pernahkah anda dibekam?

Saya pernah! Hehehe..sekitar sebulan yang lalu saya merasa tidak enak badan. Pegal-pegal dan sering cenat cenut. Suatu hari ketika sedang main ke rumah kakak saya di kota Deltamas Cikarang, kakak saya mengajak saya dan ibu saya untuk dibekam.

Deg-degan? Tentu sajaaaa…

Sampai di klinik, saya masuk ke suatu ruangan. Lalu punggung saya di kop kering dulu (tidak mengeluarkan darah). Kop digerakkan kesana kemari. Rasanya enak, kayak dikerokin. Setelah itu barulah dimulai ditusuk2 jarum dan dikop lagi untuk mengeluarkan darah kotor. Kurang lebih ada 13 titik kop di punggung. Kemudian karena saya mengeluh sakit kepala, maka pelipis saya pun dikop di kiri dan kanan. Rasanya enak loh, nggak sakit. Cuma kayak dipijit. Saya menikmati sekali. Setelah selesai, saya dipijit sampai ngantuk. Hehehe…

Setelah itu badan terasa segar. Entah beneran atau sugesti tapi yang pasti saya menikmati prosesnya. Sakit sih nggak, tapiiii bekas kop nya itu lama hilangnya, lebih dari 2 minggu. Kalau hanya di punggung sih nggak apa, tapi yang dikening bikin malu hehehe kayak tompel..

Tidak lupa saya mengabadikan wajah setelah dibekam…ah tidak mengurangi kecantikan kok…hehe preet :mrgreen:

April 19, 2011 Posted by | Pengalaman Pribadi | 4 Comments

My Top 10 Most Memorable Songs

Lagu adalah hal penting dalam hidup kita. Walaupun saya bukan penyanyi dan memang ngga bisa nyanyi, tapi kadang lirik-lirik lagu itu paaass banget sama moment2 hidup kita. Bahkan terkadang tanpa harus ngomong, dengan mengirim lagu sudah bisa mewakili perasaan kita ke orang lain. Sering banget dengar orang ngomong : “ih ini lagu gue banget deh” hehhee…

Kalau sedang sedih, dengar lagu sedih pun bisa sedikit mengurangi rasa sedih kita. Membuat kita ingat bahwa bukan cuma kita yang mengalami hal sedih tersebut. Sekarang saya mau menuliskan top 10 lagu yang memiliki kenangan tersendiri dalam hidup saya.
Here we go… (chronological order)

1. Ingat kamu – Dina Mariana

Lagu kesukaan saya yang pertama, mungkin waktu itu saya masih kelas 3 atau kelas 4 SD, jadi fansnya Dina Mariana hehe.. pernah nari lagu ini di acara 17an di panggung RT.

2. Waktu Hujan Sore-sore – Lagu Daerah

Lagu daerah dari Maluku, suka banget sama lagu ini, hafal liriknya juga. Lagu andalan kalo disuruh nyanyi. Jadi berasa kayak orang Ambon :-p

3. Good bye – Air Supply

Ini adalah lagu jaman saya SD. Lagu barat pertama yang saya bisa nyanyiin. Karena kakak saya menuliskan lirik dan artinya untuk saya, plus cara bacanya dalam bahasa Indonesia. Maklum waktu SD saya belum kenal sama bahasa Inggris hehe…

4. Celebration – Fun Factory

Punya kaset barat pertama ya albumnya fun factory ini. Suka, riang dan keren lagunya.

Continue reading

April 17, 2011 Posted by | Pengalaman Pribadi | Leave a comment

Bertemu Mantan Pacar

Gimana rasanya ketemu mantan? Waah deg-degan nggak yaaa…

Sebulan yang lalu mantan pacar saya (kham) kirim email dan bilang dia akan ke Jakarta selama 5 hari untuk mendampingi bosnya dalam suatu acara. Kaget dan deg-degan, itulah yang sempat saya rasakan. Bisa ngga ya ketemu dia, gimana ya nanti kalo ketemu, trus pacar saya (koko) cemburu ngga ya, dsb dsb…

Akhirnya tanggal 29 Maret lalu kami ketemu. Sebenarnya dia sudah sampai dari tanggal 28, tetapi dia belum bisa memakai sim card nya karena nggak tau kalo harus daftar dulu. Dia baru menelepon jam 3 sore. Dia bilang dia free sore itu, besok-besok mungkin nggak bisa ketemu lagi karena jadwalnya padat banget.

Waah bagaimana ini, sudah tiba waktunya apel siang, mana koko juga mau datang menjemput ke kantor, sebenernya rencananya kami mau ketemuan sekalian merayakan 19 bulan jadian hehehe… maklumlah akhir-akhir ini jarang banget ketemu, mungkin sebulan bisa cuma 2x ketemu karena dia lg sibuk buk buk buk..!! Duuh, nanti koko marah nggak ya…

Akhirnya selesai apel, koko sudah nunggu di luar kantor. Dengan deg-degan aku kasih tau koko kalo mantanku itu baru telp dan aku pengen ketemu, sekali aja. Untungnyaaa koko baik banget, dia mau antar aku ketemu Kham. Sebelumnya kami mampir mall dulu cari souvenir buat dia.

Continue reading

April 17, 2011 Posted by | Pengalaman Pribadi | Leave a comment

Menjadi SPG

Sejak kakak ipar saya meninggal dunia setengah tahun yang lalu, kakak saya mencoba beberapa usaha kecil-kecilan untuk mendapatkan pemasukan untuk membiayai anak2nya yang masih kecil-kecil. Saya berusaha membantunya dengan cara memberikan tenaga bantuan menemaninya menjadi SPG dalam usahanya berjualan, mulai dari jualan di pasar musiman sampai arena bermain pemancingan untuk anak-anak di mall.

Usaha kakak saya yang pertama adalah berjualan aneka aksesoris di depan Pemda Cibinong, pasar kaget yang ada tiap hari minggu pagi mulai pukul 07.00 sampai tengah hari. Banyak sekali orang yang datang untuk berbelanja. Sebelumnya saya sering datang ke sini untuk berbelanja namun sekarang saya berjualan. Kali pertama berjualan kami lupa membawa terpal untuk atap, jadilah kami berjualan panas-panasan. Namun kali kedua dan seterusnya kami telah mempersiapkan atap, kami juga menyewa lapak oleh penjual di sana karena kavling-kavling di sana sudah ada yang punya, mungkin karena mereka sudah lebih dulu di sana. Sebenarnya berjualan di sini sangat menyenangkan, ramai dan tidak mahal sewanya (sewa lapak perhari Rp.10.000,-) namun yang membuat tidak tahan adalah banyaknya pungli. Dalam waktu 1 jam bisa ada sekitar 4-5 pungli yang meminta bayaran mulai dari Rp.500,- atau Rp.1000,-. Dasarnya pun tidak jelas untuk apa. Ada yang memberikan kartu parkir, biaya kebersihan RW tertentu, bahkan ada yang tidak membawa apa-apa ujug-ujug minta duit. Saya perhatikan para penjual yang lain pun memberikan uang tanpa perlawanan. Padahal belum tentu untung yang didapat bisa menutup ongkos dan makan kami. Kami sempat beberapa minggu berjualan di sana dan sudah mendapat beberapa langganan. Namun karena untung yang didapat tidak sepadan dengan capeknya maka kami berhenti.

Continue reading

September 16, 2010 Posted by | Pengalaman Pribadi | 8 Comments

Sarung Bantal Jimat

Saya memiliki sebuah benda kesayangan. Barang kesayangan saya itu adalah sarung bantal nan jelek dan lusuh hehe… Setiap saat terutama sebelum tidur saya selalu mengurek-urek ujung sarung bantal yang sudah bersama saya sejak saya lahir. Apabila saya tidak membawa sarung bantal tersebut saat menginap di tempat lain, maka bisa dipastikan saya tidak akan bisa atau lama sekali untuk terlelap. Mama saya menyebutnya jimat karena sepertinya saya tidak bisa hidup tanpanya 🙂

Pada saat saya pergi ke aussie untuk kursus selama 4 bulan pada tahun 2007, sarung bantal tersebut saya bawa. Sayangnya sarung bantal itu secara tidak sengaja terbawa oleh petugas cleaning service yang tiap hari membersihkan kamar saya. Kemungkinan besar sarung bantal saya terbawa ke laundry bersapa sprei dan sarung2 bantal lainnya. Sang petugas berjanji akan mencarinya. Namun dengan sangat menyesal beberapa hari kemudian dia bilang sarung bantalnya nggak ketemu. Hiks, mungkin sudah hancur ya mengingat kain nya sudah lapuk.

Semenjak sarung bantal itu hilang, rasanya ada yang kurang dalam hidup saya terutama menjelang tidur. Tangan saya gatal ingin mengurek-urek sesuatu.

Pada tahun 2009 saya membeli sprei baru termasuk sarung bantal dan gulingnya. Setelah dipakai beberapa lama baru saya sadari kalau ujung sarung bantal itu tidak dijahit melainkan diberi pengeras yang membuat pinggirannya terasa tajam kalau dibelai. Ahh ini yang saya mau..!
Akhirnya sejak saat itu sarung bantal tersebut telah resmi menjadi jimat saya yang baru. Tiap malam saya urek-urek hingga kadang lupa dicuci hehhe… membuat warnanya menjadi lebih dekil dibandingkan dengan sprei dan sarung gulingnya. I’m loving it..!

Bagaimana dengan anda? Apakah anda memiliki jimat atau benda kesayangan seperti itu?

September 7, 2010 Posted by | Pengalaman Pribadi | 2 Comments

Belajar Masak

Sudah sebulan ini saya belajar memasak. Sebelumnya saya hanya bisa memasak mie instant dan masak nasi itupun pakai rice cooker hehehe… Sudah lama sebenarnya berniat mau mulai belajar masak tapi kok malas sekali dan nggak tau mau mulai dari mana, mengenali jenis sayuran pun aku sulit ^_^

Seringkali koko (pacar saya) meminta saya belajar masak, saya selalu jawab iya nanti ya, tapi nggak mulai-mulai. Akhirnya sebulan yang lalu koko membelikan buku masak berjudul 101 resep pilihan buat pemula. Di bagian bawah buku itu ada tulisan dijamin tidak gagal. Hehe hal ini membuat saya menjadi percaya diri.

Sejak saat itu setiap minggu saya memasak satu demi satu resep dalam buku. Lama-lama saya mulai menyukainya. Sekarang sudah kurang lebih 10 masakan yang berhasil saya masak. Walaupun rasanya tidak seenak masakan restoran tapi paling tidak masih layak di makan hehee..

Tidak hanya pacar yang gembira, keluarga saya pun ikut gembira. Mama sekarang suka minta tolong saya masak walaupun masakan sederhana seperti sayur sop dan tempe goreng. Tidak lupa saya selalu mengabadikan hasil masakan saya itu, buat kenang-kenangan nanti kalau suatu saat nanti saya sudah jago masak. Yang penting semangat dan tidak pernah lelah mencoba 🙂

Berikut adalah beberapa foto hasil masakan saya:

September 6, 2010 Posted by | Pengalaman Pribadi | 3 Comments

Punya Pacar ;)

Pertengahan tahun lalu tepatnya tanggal 29 Agustus 2009 saya resmi punya pacar…yeaahh resolusi 2009 tercapai juga hehhee..

Saya bertemu dia di kantor saya waktu kami sedang sama-sama menempuh pendidikan bahasa Inggris. Berawal dari cinta lokasi, berlanjut sampai sekarang. Menurut saya hubungan kami agak menarik. Kami berasal dari latar belakang dan latar budaya yang berbeda. Saya yang berasal dari keluarga Jawa-Ambon dengan dia yang keturunan China Lampung. Benturan kadang terjadi namun tidak terlalu besar karena kami memiliki toleransi dan tentu saja cinta yang besar.

Inikah lelaki yang diramalkan di kelenteng Sam Poo Kong tahun lalu? Let’s see…. Semoga hubungan kami awet ya.. Saya berharap kalau kami jodoh, maka lancarkanlah hubungan ini. Kalau bukan jodoh, yaa jadikanlah jodoh hehee….

June 22, 2010 Posted by | Pengalaman Pribadi | 12 Comments